Taman Udayana Mataram: Ruang Hijau Ikonik di Jantung Kota

Taman Udayana Mataram: Ruang Hijau Ikonik di Jantung Kota

Di tengah hiruk pikuk Kota Mataram sebagai Ibu Kota Nusa Tenggara Barat, terdapat sebuah oasis hijau yang menjadi tempat pelarian favorit masyarakat dari kesibukan sehari-hari: Taman Udayana Mataram. Lebih dari sekadar taman kota, kawasan ini telah berkembang menjadi ruang publik multifungsi yang sarat nilai sejarah, rekreasi, hingga wisata kuliner.

Jika merencanakan tour lombok dalam waktu dekat, sempatkan untuk berhenti melepas lelah di ruang terbuka hijau kebanggaan masyarakat NTB ini.

Sejarah Taman Udayana

Sejarah Taman Udayana bermula dari gagasan revitalisasi ruang terbuka hijau di pusat kota sebagai respons terhadap kebutuhan warga akan tempat berkumpul yang sehat, aman, dan inklusif. Taman ini juga menjadi lokasi berdirinya Monumen Bumi Gora, simbol perjuangan pertanian dan kemajuan ekonomi masyarakat NTB yang merujuk pada program pembangunan agraria era 1980-an.

Menariknya, taman ini juga dipercaya sebagai salah satu titik 0 kilometer Kota Mataram, menjadikannya kawasan strategis sekaligus bersejarah.

monumen gora udayana ibu kota nusa tenggara barat
Monumen Gora Udayana

Lokasi dan Akses Menuju Taman Udayana Mataram

Taman Udayana terletak di pusat administratif Kota Mataram, tepatnya di Jalan Udayana, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Mataram, Nusa Tenggara Barat. Taman ini berada di kawasan strategis yang dekat dengan kantor pemerintahan, pusat pendidikan, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.

Dari Bandara Internasional Lombok (Zainuddin Abdul Madjid – BIZAM)

  • Jarak: Sekitar 35 km
  • Waktu tempuh: ±45–60 menit tergantung lalu lintas
  • Rute tercepat:
    1. Keluar dari bandara, ambil arah ke Bypass Bandara.
    2. Lanjutkan menuju Jalan TGH Saleh Hambali.
    3. Ikuti jalur ke Jalan Lingkar Selatan hingga masuk ke Kota Mataram.
    4. Setelah sampai di bundaran Jempong, belok ke arah Jalan Udayana.
    5. Taman berada di sisi kanan jalan, dekat Universitas Mataram dan Kantor Gubernur NTB.
  • Transportasi: Tersedia taksi bandara, rental mobil, dan layanan transportasi online seperti Gojek dan Grab.

Dari Pelabuhan Lembar

  • Jarak: Sekitar 25 km
  • Waktu tempuh: ±40–50 menit
  • Rute tercepat:
    1. Dari pelabuhan, ikuti jalan menuju Jalan Raya Lembar.
    2. Teruskan ke arah Jalan TGH Ibrahim Khalidi menuju Kota Mataram.
    3. Ambil arah ke Jalan Lingkar Selatan dan masuk melalui Jalan Majapahit atau bundaran Jempong.
    4. Ikuti papan petunjuk menuju Jalan Udayana.
  • Transportasi: Ojek, travel, atau sewa mobil tersedia di area pelabuhan.

Dari Pelabuhan Bangsal (Wisatawan Gili Trawangan, Air, Meno)

  • Jarak: Sekitar 35 km
  • Waktu tempuh: ±60–75 menit
  • Rute tercepat:
    1. Keluar dari Pelabuhan Bangsal, arahkan kendaraan ke Jalan Raya Pemenang.
    2. Terus ke selatan menuju Jalan Raya Senggigi.
    3. Ikuti jalur pantai barat hingga masuk Jalan Adi Sucipto menuju Mataram.
    4. Ambil belokan ke Jalan Udayana dari bundaran Monjok.
  • Transportasi: Tersedia taksi lokal, travel bersama, atau mobil sewaan dari operator wisata.

Teras Udayana dan Spot Rekreasi Keluarga

Di sisi timur taman, pengunjung akan menemukan Teras Udayana, sebuah area dengan desain minimalis modern yang dilengkapi bangku taman, lampu hias, dan instalasi seni temporer. Teras ini sering dijadikan lokasi nongkrong anak muda, tempat membaca santai, hingga pertunjukan musik komunitas lokal saat akhir pekan.

Tak hanya itu, fasilitas bermain Taman Udayana cukup lengkap. Ada ayunan, perosotan, dan mini climbing wall yang ramah anak-anak, semuanya berada di bawah rindangnya pohon-pohon besar. Tak heran taman ini menjadi favorit keluarga, khususnya saat sore menjelang malam.

Jogging Track dan Kawasan Hijau yang Menyegarkan

Bagi pecinta olahraga, jogging track Taman Udayana menjadi salah satu rute terbaik di Mataram. Jalur lari yang mengitari taman ini dilapisi batu paving yang empuk dan bebas kendaraan. Pengunjung bisa jogging dengan nyaman di antara hutan kota dan kawasan hijau yang sejuk dan teduh.

Rimbunnya pepohonan, aliran angin sepoi, dan suara burung liar menjadikan area ini sebagai paru-paru kota sekaligus tempat terapi alam yang murah meriah.

Selain jogging track, pelari juga biasa memanfaatkan bahu jalan udayana untuk berlari dan banyak sekali fotografer fotoyu yang siap mengabadikan momen aktivitas lari kamu yang instagrammable.

Kolam Air Mancur Udayana: Daya Tarik Visual Utama

Di tengah taman berdiri kolam air mancur Udayana yang menjadi magnet perhatian. Air mancur ini tidak hanya mempercantik lanskap, tetapi juga menjadi titik pertemuan favorit, terutama saat malam hari ketika lampu warna-warni menghiasi semprotan air yang menari mengikuti alunan musik.

Car Free Day dan Wisata Kuliner

Setiap Minggu pagi, kawasan ini disulap menjadi zona Car Free Day. Masyarakat tumpah ruah menikmati udara segar tanpa polusi kendaraan. Acara ini menjadi ajang olahraga massal, mulai dari zumba, senam jantung sehat, hingga bersepeda santai.

CFD di Taman Udayana juga identik dengan wisata kuliner Taman Udayana. Beragam pilihan makanan tradisional seperti sate bulayak, sate rembiga, soto pelecing, hingga jajanan kekinian tersedia di deretan tenda kuliner yang berjajar di sepanjang trotoar. Tak hanya itu, UMKM lokal juga memamerkan hasil kerajinan tangan dan produk kreatif mereka.

Akses, Parkir, dan Hotel Sekitar

Bagi yang membawa kendaraan, parkir Taman Udayana cukup memadai. Terdapat lahan parkir di sisi utara dan selatan taman, lengkap dengan petugas yang menjaga keamanan kendaraan.

Lokasinya yang strategis membuat banyak hotel sekitar Taman Udayana menawarkan paket menginap dengan view langsung ke taman. Beberapa hotel ternama di sekitarnya antara lain Hotel PP Mataram, Hotel Grand Madani, Hotel Pratama, Favehotel Mataram, dan Hotel Santika.

Daftar Isi
car free day taman udayana mataram
We Chat Lombok Journey
Wechat: netcruise7